Proses Pembuatan Seragam Batik

Langkah pertama pembuatan seragam batik adalah dengan cara menentukan jenis motif batik terlebih dahulu. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengirimkan contoh batik atau mengirimkan sebuah motif batik yang sudah ada. Bagi yang belum punya seragam batik identitas sendiri motif batiknya bisa mencari bahan referensi ke ig kami batik_identitas. Setelah kami mendapatkan contoh motif batik maka kami akan melakukan lahkah pertama dalam memproduksi suatu seragam batik

Pertama proses desain

Kami dalam mendesain seragam batik dengan menggunakan sofware grafis yang sudah populer. Berikut contoh seragam batik dalam proses mendisain seragam batik…

Gambar diatas merupakan tahap awal dalam pembuatan seragam batik. Apabila di tahap ini ada yang salah maka sampai jadi batik akan fatal, seragam batik akan salah semua karena di tahap desain lah motif batik terbentuk. Logo sekolahpun di sisip kan ke dalam motif batik, di tahap ini yang sering terjadi kesalahan adalah penulisan nama sekolah atau alamat sekolah, untuk mengatisipasi kesalahan maka di tahap pendesaian seragam batik harus di cek berulag kali…

Kedua proses penbuatan filem

langkah selanjutnya adalah membuat film atau screen untuk di cetak di bahan kain cara untuk membuat film batik sama dengan membuat film sablon. adapun langkah langkah pembuatan film seragam batik.

  1. Desain seragam batik yang sudah jadi diprin dengan ukuran 120 cm X 80 cm prin di tempat jasa percetakan.
  2. Menyiapkan screen dengan ukuran bingkai 135 cm x 80 cm.
  3. Mengafdruk gambar desain seragam batik di scren dengan cara menempelkan gambar di scren tapi terlebih dahulu screen di olesi obat scren terlebih dahulu.
  4. setelah di tempel dengan gambar batik kemudian di beri sinar atau lampu neon dan di atas kertas di berikan minyak sayur atau minyak tanah agar gambar batik bisa menempel di scren.
  5. setelah di afdruk langkah selanjutnya adalah dengan cara mencuci scren dengan air dengan tekanan rendah.

Oke kalau belum tahu scren buat batik maka saya berikan contoh dalam wujut aslinya… langsung saja… cekidot…

Ketiga Proses Pencetakan.

Proses selanjutnya adalah cetak kain menggunakan secren diatas, di proses ini juga perlu hati-hati dalam mencetak karena jika pas maka cetakan akan saling menumpuk, jika kalau kurang teliti bagi kami kalau cetakan yang menumpuk itu sudah kami anggap cacat atau gagal produksi, kalau mau cara mencetak bisa lihat gambari di bawah ini..

Keempat proses penguapan / mengkunci warna

Penguncian warna adalah proses yang fital karena jika penguncian atau penguapan kena air maka seragam batiknya akan cacat atau rusak sehingga di tahap ini perlu kehati-hatianya dalam proses penguncian warna, mau tahu gimanatoh proses penguncian warna itu….

Gambar diatas adalah proses penguncian warna dengan cara di uap gambar tersebut baru saja keluar dari open jadi asap panasnya pun kelihatan.

Kenapa kok harus di uap segala

Di batik Identitas pembuatan seragam batik menggunakan dua tinta yaitu menggunakan Pikmen dengan Reaktif , kalau menggunalan tinta pikmen untuk seragam batik nya maka tidak diuap dalam proses finisingnya karena tinta pigmen sifatnya tintanya menutupi kain dan biasanya digunakan dengan menggunakan kain yang menggandung serat sintetis misal nya kain yang ada di pasaran, kain erro , bsy, tetron, oxfrod dan bahkan kain drell bisa di batik tapi menggunakan tinta pikmen,

Kalau tinta Reaktif sifatnya adalah tintanya menyerap kain jadi kalau membuat seragam batik menggunakan tinta reaktif harus menggunakan uap untuk mengunci warnanya atau biar tinta meresap di kain, selain menggunakan penguapan tinta reaktif bisa juga menggunakan water glas untuk mengunci warnaya tetapi penguncian dengan waterglas ini membutuhkan biaya yang cukup mahal sehingga kalau untuk membuat seragam batik cukup menggunakan penguapan saja sudah cukup.

Kelima proses pencucian atau perendaman

Proses ini juga sangatlah penting karena setelah di kunci warna. Maka sisa -sisa tinta yang masih menempel harus di bersiahkan dengan cara. Dicuci dan perendaman agar entar kalau sudah jadi seragam batik biar tidak luntur. Biasaanya klu batik seragam batik dari kita pada pencucian pertama warna masih sedikit ada. Tapi setelah cucian berangkali maka warna ketiaka di cuci sudah tidak ada. Mau tau gimana proses perendaman seragam batik ini, lanssung aja kita lihat di bawah ini….

Gambar diatas merupakan proses perendaman seragam batik, proses selanjutnya adalah penjemuran..

Ke enam proses penjemuran

Setelah di rendam satu malam agar kain tidak luntur langkah selanjutnya adalah apa kalau selesai di cuci di…….. jemur nah di jemur sendiri tidak sembarag jemur harus hati-hati kalau entar terkena debu atau tanah. Ya bisa kotor maka menjemurnya di tempat yang khusus, mau tahu cara menjemur seragam batik nya lansung saja ….

Nah seperti itu pemirsa cara menjemur seragam batik dengan cara di taruh ke bambu, kenapa memakai bambu? karena bambu dirasa masih ringan harganya dari pada menggunakan banhan besi.

Ketujuh Kalender

Tetapi kalender itu sejenis mesin pemanas dengan beberapa baja silinder yang di aliri panas. Sehingga setelah kain masuk kalender maka kain akan terasa rapi halus… masih bingung dengan kalender kita lansung lihat saja ….. ceqidot

proses pengkalenderan agar kain tidak kusut

Kedelapan Proses pemekingan

Setelah semua tahap selesai dari desain sampai pengkalenderan maka yang terahir adalah proses pemekinggan,

2 thoughts to “Proses Pembuatan Seragam Batik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *